Dosen PGSD Penjas Partisipasi dalam ACPES Konferensi Internasional ke 8 di Medan

Lima orang dosen prodi PGSD Penjas FPOK UPI turut meramaikan hajatan akademik yang diselenggarakan oleh STOK Medan yaitu The 8th ACPES International Conference, yang mengambil tema: The Evolution and Growth of Physical Education and Sport in The New Normal. Kelima dosen tersebut adalah Dr. Suherman Slamet, M.Pd., Gano Sumarno, M.Pd., Wildan A. Nugroho, M.Or., Mesa rahmi Stephani, M.Pd., dan Anira, M.Pd. The Acpes Conference ini dilaksanakan di Medan, dari tanggal 28 Oktober sampai tanggal 30 Oktober 2022.

Panitia penyelenggara Acpes conference ini adalah Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna (STOK BG), yaitu suatu PT swasta yang membuka program studi kepakaran bidang olahraga dan Kesehatan yang berkedudukan di kota Medan, Sumatera Utara, SUMUT. Panitia menetapkan bahwa kegiatan konferensi dipusatkan di Asrama Haji Medan, Jl. Jenderal Besar A.H. Nasution, Pangkalan Masyhur, Kec. Medan Johor, Kota Medan, Sumatera Utara 20219.

Dalam konferensi yang ke 8 ini, panitia berencana menampilkan dua orang keynote speakers dan 6 invited speakers. Keynoter nya adalah Ass. Prof. Koh Kun Tek, Ph.D. dari NIE-NTU Singapoer dan Ass. Prof. Richard Bailey, Ph.D., dari University of Nothingham, Malaysia. Adapun ke enam Invited Speakers adalah: Dr. Gary Kuan (Malaysia), Dr. Zason ChiaN LIT KHOON (NIE-NTU), PROF. DR. Tandiyo Rahayu (UNNES), Prof. Dr. Rebecca M. Alcuizar (MSU-IIT-Filipina), Dr.Ani Mazlina Dewi Muhammad (UTM- Malaysia), dan Dr. Sununta Srisini (Srinakhawirot, Thailand).

ACPES merupakan singkatan dari Asean Council of Physical Education and Sport, di mana di dalamnya melibatkan anggota yang datang dari berbagai perguruan tinggi di seluruhnya 5 negara di Asia Tenggara, dari mulai Singapore, Indonesia, Thailand, Malaysia, Filipina. Ke depan, tentu diharapkan bahwa PT-PT di Vietnam dan Brunei Darussalam serta Kamboja dan Laos pun diharapkan dapat ikut serta di dalam keanggotaan ACPES.

ACPES merupakan organisasi para pakar dan ilmuwan bidang olahraga dan Kesehatan dari berbagai perguruan tinggi yang ada di ASEAN countries. Adapun perguruan tinggi yang ikut serta dari setiap negara merupakan PT yang cukup ternama dan reputable. Ambiul misa, dari Singapura ada PT-PT ternama berikut: NTU Singapore (Nanyang Technological University) yang tentu melibatkan para dosen dari NIE (National Institute of Education)-nya, kemudian dari Thailand Universitas yang menjadi anggota ACPES di antaranya adalah Srinakharinwirot University, Mahasarakham University, Kasetsart University serta Chulalongkorn University. Dari Malaysia terdapat nama Universiti Putra Malaysia dan Universiti Teknologi MARA, sedangkan dari Filipina terdapat nama Mindanao State University dan Iligan Institute of Technology, sedangkan dari Indonesia sementara ini hanya Universitas Negeri Semarang dari universitas negeri-nya, dan Sekolah Tinggi Olahraga  & Kesehatan Bina Guna dari swastanya

Mengikuti rapat delegasi: membai’at bahwa Prodi PGSD Penjas Wajib hadir di Konferensi ACPES ke 9 di Bangkok.

Prodi PGSD Penjas mengirimkan dosen-dosennya sebagai peserta pada ACPES Conference yang ke 8 ini, tentunya dengan harapan ke depan dapat diterima menjadi anggota aktif dari ACPES, yang mensyaratkan universitas manapun harus berpartisipasi aktif selama dua kali berturut-turut dengan minimal 5 orang peserta yang mewakili kelembagaan sebagai pembicara pada parallel session. Setelah diterima tentu saja peserta dikenakan kewajiban membayar uang keanggotaan sebesar USD 50, per tahun. Tentu saja, untuk menjadi peserta pada konferensi yang dilaksanakan, para peserta harus membayar uang pendaftaran yang tidak juga murah, yaitu sebesar USD 200/dosen.

Dosen PGSD Penjas yang ikut serta dalam ACPES conference sudah dinyatakan lolos oleh pantia dan diterima menjadi penyaji makalah secara oral, dan harus siap untuk mengikuti acara konferen si secara lengkap dan utuh, termasuk acara sosial yang diselenggarakan, seperti senam bersama, mempelajari praktek Gerakan atraktif dalam bentuk workshop, serta menyiapkan sajian khas PT nya masing-masing pada acara penutupan. Kelima dosen PGSD Penjas yang mendaftar dan dinyatakan lolos akan menyampaikan masing-masing makalah berjudul:

Kelima dosen PGSD Penjas yang mendaftar dan dinyatakan lolos akan menyampaikan masing-masing makalah berjudul:

  • Mesa Rahmi Stephani: Nutritional Status and Physical Activity Prevalence of Children and Parents: A Correlational Study of Elementary Schools in Densely Populated Areas;
  • Suherman Slamet: Leadership Integrating In Handball Learning Through Sports Education Model;
  • Wildan A. Nugroho: Physical Activities, Sedentary Behavior, and Screen Time Related to Nutritional Status of Elementary School Students in Urban Area;
  • Anira: Systematic Literature Review: The impact of COVID-19 on Movement Behaviour of Most World Populated Country; dan
  • Gano Sumarno: Physical Activity and Physical Literacy Perceptions: Cross-sectional Study among Physical Education Teachers.

Tahun depan, ACPES Conference ke 9 akan dilaksanakan di Tahiland, tepatnya universitas tuan rumahnya adalah Mahasarakham University, yang terletak di Maha Sarakham province, sekitar 470 kilometres dari Bangkok. Akan menjadi daya Tarik tersendiri bagi dosen PGSD Penjas untuk mencoba bersaing sesama dosen agar dapat mewakili prodi ke konferensi ACPES berikutnya. Mudah-mudahan dana prodi bisa memadai untuk mendukung dosen prodinya berpartisipasi dalam konferensi tahun depan, yang khabarnya akan diselenggarakan di sekitar bulan Oktober 2023.

 

Selamat bertemu lagi di Thailand.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.